10 Maret 2009

# Puisi: Makna yang terlupa.. (1)

kau bersusah payah
mengejar harta dunia
hingga gunung pun
dapat kau beli                                       

bergunakah itu
di hidupmu nanti
                  
kau bersusah payah
mengejar makhluk
yang kau sayangi
hingga kau habiskan 
hidupmu bersamanya

berartikah dia
yang tak sedikitpun menolong
bagaimana dirimu nanti
setelah kau mati

ketika kekuatanmu,
kepintaranmu,
kedudukanmu,
keelokanmu,
milikimu,

jadi kebanggaanmu

dan kebanggaanmu,  
penuhi hidupmu                          

sadarilah
semua kan berakhir 
meninggalkanmu
sendiri..................
(Sandy TheDreamer)


# Puisi: Betapa indahnya..

betapa indahnya..

jika air yg keruh..
menjernih kembali..

betapa indahnya..

jika batu yang kelam gelap..
jadi kemilau intan ..

betapa indahnya..

jika malam berhias mendung..
cerah kembali bercahaya bintang..

betapa indahnya..

jika bumi rusak gersang,
hijau kembali seperti dulu..

namun..

tiada yang lebih indah..

jika diri berlumur dosa,
kembali bertobat kepadaNYA,

jalani hari-hari..
selalu mengingat-NYA..

Kekasih yang Maha suci..
Maha mensucikan..
(Sandy TheDreamer)

09 Maret 2009

# Puisi: Salawat Ma'rifat

YA ALLOH .. 

Sang Kekasih Sejati..
Cahaya diatas cahaya..
Wahai cinta yang awal dan terakhir..
 
Limpahkan salawat kepada kekasih-MU..
Sayyidina MUHAMMAD S.A.W ..
Nabi yang ummiy..
 
Atas berkat kemuliannya.. 

Terbukalah semua hijab..
Tertutuplah tipu daya nafsu..
Terbakarlah segala kesombongan..
Terhentilah segala pencarian..
Terhapuslah segala kerinduan..

Yang memisahkan kekasih..
Yang mencintai dan dicintai..

Sebanyak jumlah bilangan ciptaan-MU..
Sebanyak kehendak-kehendak MU sebelumnya..

Yang tak pernah dapat terlampaui.. 
Oleh hamba-hamba-MU..
Yang ingat dan lupa kepadamu..
(Sandy TheDreamer)

# Artikel sufi: Keutamaan Bersalawat - (2)


“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlahsalam penghormatan kepadanya.”

(Q.S. Al-Ahzab: 56)

 

Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Celakalah  seseorang  yang  namaku disebutkan di sisinya lalu ia tidak bersholawat  untukku.”

[H.R. Tirmidzi dan Hakim]

 

Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika kalian mendengar orang yang adzan maka ucapkanlah seperti apa yang ia ucapkan dan bersholawatlah untukku karena barangsiapa yang bersholawat untukku sekali maka Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali, kemudian mintalah wasilah (kedudukan mulia di surga) untukku, karena ia adalah suatu kedudukan di surga yang tidak pantas diberikan kecuali kepada seorang hamba dari hamba-hamba Allah dan semoga akulah hamba itu, maka barangsiapa yang memohon untukku wasilah maka ia berhak mendapatkan syafa’at.”

[H.R. Muslim]

 

Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Doa itu terhalangi, hingga orang yang berdoa itu bersholawat untuk nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam.”

 [H.R. Thabarani]

 

Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Fadhalah bin ‘Abid berkata:

“Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam mendengar  seorang laki-laki berdoa dalam sholatnya, tetapi tidak bersholawat untuk nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam, maka beliau bersabda: “Orang ini tergesa-gesa”.  Lalu beliau memanggil orang tersebut dan bersabda kepadanya dan kepada yang lainnya:

“Bila salah seorang di antara kalian sholat (berdoa) maka hendaklah ia memulainya dengan pujian dan sanjungan kepada Allah lalu bersholawat untuk nabi, kemudian berdoa setelah itu dengan apa saja yang ia inginkan.”

[H.R. Abu Daud, Tirmidzi, Ahmad dan Hakim]

 

Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang bersholawat atasku sekali, maka Allah akan bersholawatuntuknya sepuluh kali.”

[H.R. Muslim, Ahmad dan perawi hadits yang tiga]

 

Dan dari Abdurrahman bin ‘Auf -Radhiyallahu ‘Anhu- berkata: 

“Saya telah mendatangi nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam ketika ia sedang sujud dan memperpanjang sujudnya.  Beliau bersabda: 

“Saya telah didatangi Jibril, ia berkata:

“Barangsiapa yang bersholawat untukmu, maka saya akan bersholawat untuknya dan barangsiapa yang memberi salam untukmu maka saya akan memberi salam untuknya, maka sayapun bersujud karena bersyukur kepada Allah.”

[H.R. Hakim,Ahmad dan Jahadhmiy]

 

Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Ya’qub bin Zaid bin Tholhah At-Taimiy berkata: 

Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Telah datang kepadaku (malaikat) dari Tuhanku dan berkata:

“Tidaklah seorang hamba yang bersholawat untukmu sekali kecuali Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali.”

Maka seseorang menuju kepadanya dan bertanya:

“Ya Rasulullah! Apakah saya jadikan seperdua doaku untukmu?”

Beliau menjawab:

“Jika anda mau”.

Lalu bertanya:

“Apakah saya jadikan sepertiga doaku?”

Beliau bersabda:

“Jika anda mau”

Ia bertanya:

“Kalau saya jadikan seluruh doaku?”

Beliau bersabda:

“Jika demikian maka cukuplah Allah sebagai motivasi dunia dan akhiratmu.”

[H.R. Al-Jahdhami, Al-Albani berkata: “Hadits Mursal dengan Isnad yang Shohih]

 

Dari Abdullah bin Mas’ud Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya Allah memiliki malaikat-malaikat yang berkeliling menyampaikan salam kepadaku dari umatku.”

[H.R. Nasa’i dan Hakim]

 

Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang bersholawat untukku sekali maka Allah akan bersholawat untuknya sepuluh kali, diampuni sepuluh dosa-dosanya dan diangkat baginya sepuluh derajat.” 

[H.R. Ahmad dan Bukhari, Nasa’i dan Hakim dan ditashih oleh Al-Albani]

 

Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Manusia yang paling utama di sisiku pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat untukku.”

[H.R. Tirmidzi dan berkata: “Hasan ghorib dan H.R. Ibnu Hibban]

Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang ketika mendengarkan adzan membaca:

“Ya Allah!!  Tuhan pemilik adzan yang sempurna ini dan sholat yang ditegakkan, berilah Muhammad wasilah dan fadhilah dan bangkitkanlah ia pada tempat terpuji yang telah Engkau janjikan untuknya.”

Maka ia berhak mendapatkan syafa’at pada hari kiamat. 

[H.R. Bukhari dalam shohihnya] 


# Artikel sufi: Keutamaan Bersalawat - (1)


“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlahsalam penghormatan kepadanya.”

(Q.S. Al-Ahzab: 56)

 

Diriwayatkan bahwa Rasulallah saw bersabda,

"Malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail A.S. telah berkata kepadaku.

 Berkata Jibril A.S.:

"Wahai Rasulullah, barang siapa yang membaca selawat ke atasmu tiap-tiap hari sebanyak sepuluh kali, maka akan saya bimbing tangannya dan akan saya bawa dia melintasi titian seperti kilat menyambar."

 Berkata pula Mikail A.S:

"Mereka yang berselawat ke atas kamu akan aku beri mereka itu minum dari telagamu."

Berkata pula Israfil A.S:

"Mereka yang berselawat kepadamu akan aku sujud kepada Allah S.W.T dan aku tidak akan mengangkat kepalaku sehingga Allah S.W.T mengampuni orang itu."

Malaikat Izrail A.S pula berkata:

"Bagi mereka yang berselawat ke atasmu, akan aku cabut ruh mereka itu dengan selembut-lembutnya seperti aku mencabut ruh para nabi-nabi."  

Rasulullah S.A.W telah bersabda bahwa,

 “Disaat aku tiba di langit di malam Isra’ Miraj,  aku melihat satu malaikat memiliki 1000 tangan, di setiap tangan ada 1000 jari.  Aku melihatnya menghitung jarinya satu persatu.” 

Aku bertanya kepada  Jibril as, pendampingku,

“Siapa gerangan malaikat itu, dan apa tugasnya?” 

Jibril berkata,

“Sesungguhnya dia adalah malaikat yang diberi tugas untuk menghitung tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi” 

Rasulallah saw bertanya kepada malaikat tadi,

“Apakah kamu tahu berapa bilangan tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi sejak diciptakan Adam as?.”

 Malaikat itupun berkata,

“Wahai Rasulallah saw, demi yang telah mengutusmu dengan hak (kebenaran), sesungguhnya aku mengetahui semua jumlah tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi dari mulai diciptakan Adam as sampai sekarang ini, begitu pula aku mengetahui jumlah tetetas yang turun ke laut, ke darat, ke hutan rimba, ke gunung-gunung, ke lembah-lembah, ke sungai-sungai, ke sawah-sawah dan ke tempat yang tidak diketahui manusia”

Mendengar uraian malaikat tadi, Rasuluallah saw sangat takjub dan bangga atas kecerdasannya dalam menghitung tetesan air hujan. 

Kemudian malaikat tadi berkata kepada beliau,

“Wahai Rasulallah saw, walaupun aku memiliki seribu tangan dan sejuta jari dan diberikan kepandaian dan keulungan untuk menghitung tetesan air hujan yang yang turun dari langit ke bumi, tapi aku memiliki kekurangan dan kelemahan” 

Rasulallah saw pun bertanya,

“Apa kekurangan dan kelemahan kamu?” 

Malaikat itupun menjawab,

“Kekurangan dan kelemahanku, wahai Rasulallah, jika umatmu berkumpul di satu tempat, mereka menyebut namamu lalu bershalawat atasmu, pada saat itu aku tidak bisa menghitung berapa banyaknya pahala yang diberikan Allah kepada mereka atas shalawat yang mereka ucapkan atas dirimu” 

Didalam satu riwayat disebutkan:

Ibnu ‘Atha berkata: 

“Doa itu memiliki rukun-rukun, sayap-sayap, sebab-sebab dan waktu-waktu. Bila bertepatan dengan rukun-rukunnya maka doa itu menjadi kuat,bila sesuai dengan sayap-sayapnya maka ia akan terbang ke langit, bila sesuaidengan waktu-waktunya maka ia akan beruntung dan bila bertepatan dengansebab-sebabnya maka ia akan berhasil.Adapun rukun-rukunnya adalah menghadirkan hati, perasaan tunduk, ketenangan, kekhusyu’an, dan ketergantungan hati kepada Allah, sayap-sayapnya adalah jujur, waktu-waktunya adalah di saat sahur dan sebab-sebabnya adalah sholawat untuk nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam


 

08 Maret 2009

# puisi: datanglah wahai mimpi...

datanglah 
wahai mimpi

hampiri aku
angan-angan

dekaplah aku
wahai yg dirindukan 

jiwa-jiwa yang hidup

demi mengisi, dan hiasi
semua jenuhku
sisi-sisi gelapku

yang mengecap hidup
seakan tak berarti

tanpamu aku 
waktu seakan resesi

tanpamu aku
keindahan tak berisi

datanglah 
wahai mimpi

basahi 
tiap  dahagaku

walau kutahu
kau perihal tak pasti
(Sandy TheDreamer)