layaknya angin..
mampu mendorong awan..
namun tak pernah tahu..
dimana akhir dari tujuan..
Ooh sungguh malang..
diri ini..
terhenti dalam kalah..
terdiam memutus asa..
dan menuai..
lebih banyak lagi salah..
Tapi biarkan angan..
terus berjalan..
berharap Sang Penolong..
kan berubah menuntun jalan..
Wahai sebaik-baiknya menolong..
benamkan ketidakberdayaan..
terangi kami dengan kemuliaan..
(Sandy TheDreamer)






Amiin.
BalasHapusDon't give up bro!